BOGOR – Ada yang tak biasa dari gelaran Gowes Santai (GGS) di Kota Bogor pada Sabtu (18/7/2026). Selain memeriahkan rangkaian Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026, puluhan pesepeda yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengalihkan fokus kayuhan mereka untuk sebuah aksi lingkungan yang cukup menyengat.
Bertolak dari Balai Kota Bogor menuju Kampung Bebek, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, para pesepeda menanggalkan sepeda mereka usai apel pagi. Tanpa ragu, mereka langsung terjun menyisir bantaran Sungai Ciliwung untuk memungut sampah yang mengendap.
10,2 Ton Sampah Terangkat dari Bantaran Sungai
Aksi sosial ini menghasilkan temuan yang memprihatinkan. Berdasarkan catatan perwakilan River Defender dan Saung Alkesa, Suparno Jumar, kolaborasi ini berhasil mengumpulkan total 10,2 ton sampah dari kawasan aliran Ciliwung.
Menanggapi tumpukan sampah yang cukup fantastis tersebut, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa persoalan kebersihan sungai memerlukan tindakan kolektif dan berkesinambungan.
“Dengan debit air yang ada saat ini, terlihat sampah cukup banyak di Sungai Ciliwung. Tidak mungkin cukup satu hari dan tidak mungkin pemerintah sendiri yang bergerak. Maka kita libatkan semua elemen, termasuk komunitas pecinta sepeda,” tegas Jenal.
Komitmen Jaga Sungai dari Hulu
Jenal menambahkan bahwa aksi bebersih ini juga digelar dalam rangka menyambut Hari Sungai Sedunia yang diperingati setiap 27 Juli. Menurutnya, pembenahan kualitas air dan kebersihan sungai harus diintervensi sejak dari area hulu agar penanganan sampah di Kota Bogor dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
