logo galura jabar berita
  • July 24, 2026

Bukan Digantikan Robot: Wakil Wali Kota Cimahi Ungkap ‘Senjata Rahasia’ Guru di Era Digital

CIMAHI, — Di tengah masifnya penetrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan digitalisasi di berbagai lini kehidupan, Pemerintah Kota Cimahi bergerak cepat membekali para tenaga pendidik agar adaptif terhadap perubahan zaman. Kendati teknologi berkembang pesat, peran guru dinilai tetap menjadi pilar utama yang tidak akan pernah bisa tergantikan oleh mesin.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, saat membuka secara resmi Kegiatan Pelatihan Teknis Peningkatan Kapasitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berlangsung di SDN Cimahi Mandiri 1 pada Senin (13/7/2026).

Adhitia menyatakan bahwa program peningkatan kompetensi ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. Langkah ini merupakan investasi jangka panjang yang krusial bagi masa depan Kota Cimahi demi melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global.

Menurutnya, lanskap dunia pendidikan saat ini telah bergeser drastis dibanding satu atau dua dekade lalu. Anak-anak zaman sekarang, atau yang dikenal sebagai generasi alfa, tumbuh besar di dalam ekosistem teknologi yang masif. Kondisi ini menuntut para guru untuk segera keluar dari zona nyaman dan menguasai metodologi pembelajaran berbasis digital.

Sentuhan Moral di Tengah Modernisasi

Kendati mendorong penetrasi teknologi di lingkungan sekolah, Adhitia mengingatkan agar transformasi digital tidak sampai mengikis esensi utama guru sebagai penuntun moral siswa.

“Saya yakin guru tidak bisa disubstitusi oleh teknologi. Kenapa? Karena yang bisa mengubah manusianya adalah guru, bukan teknologi. Hal itu dilakukan melalui sentuhan rasa dan pembentukan karakter,” tegas Adhitia.

Melalui pelatihan intensif ini, Pemkot Cimahi menargetkan lahirnya tenaga kependidikan yang tidak hanya cakap digital (tech-savvy), tetapi juga memiliki ketahanan moral serta empati yang kuat. Teknologi diposisikan sebagai alat bantu (tool) untuk memperkaya materi ajar, sementara kendali penuh dalam membangun etika, integritas, dan budi pekerti siswa tetap berada di tangan para guru.

Dengan kompetensi pendidik yang terus ditingkatkan secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Cimahi optimis mampu mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *